ARTOTEL Harmoni Jakarta Tampil Segar dengan Sentuhan Seni dan Budaya Peranakan

ARTOTEL Harmoni Jakarta Tampil Segar dengan Sentuhan Seni dan Budaya Peranakan

ARTOTEL Harmoni Jakarta resmi membuka wajah barunya pada Jumat (23/10/2026) setelah menjalani penyegaran selama sekitar satu tahun. Hotel di pusat kota ini kini menghadirkan perpaduan antara pelayanan hotel modern, seni kontemporer, dan nilai-nilai budaya Peranakan yang kaya.

Pembaruan mencakup renovasi kamar tamu, area publik, dan berbagai fasilitas pendukung. Seni kontemporer tidak hanya menjadi hiasan, melainkan ditempatkan strategis di berbagai sudut hotel termasuk di dalam kamar untuk menciptakan pengalaman menginap yang berkarakter.

Direktur Pemasaran dan Komunikasi ARTOTEL Group Yulia Maria menjelaskan bahwa tim telah mempersiapkan proyek ini sejak tahun sebelumnya. “Melalui pembaruan ARTOTEL Harmoni Jakarta, kami ingin menghadirkan pengalaman menginap yang semakin relevan dengan gaya hidup modern, tanpa meninggalkan karakter unik ARTOTEL yang mengedepankan seni, kreativitas, dan ekspresi budaya,” ujarnya.

Hotel berkolaborasi dengan dua seniman lokal, Diela Maharanie dan Donald Saluling. Karya Diela mengeksplorasi karakter perempuan, tradisi busana, dan nuansa budaya, sementara Donald terinspirasi dari kehidupan sehari-hari dan dinamika sosial pasar.

Fitur unggulan hotel adalah ARTSPACE, sebuah ruang yang berfungsi ganda sebagai galeri seni sekaligus tempat berkumpul seniman, komunitas kreatif, dan masyarakat umum. Ruang ini membuka peluang bagi publik untuk mengenal karya seni dan mendukung perkembangan kreativitas lokal.

Chief Operating Officer Artotel Group Eduard Rudolf Pangkerego menekankan lokasi strategis hotel. “Berlokasi strategis di kawasan bisnis Jakarta dan dekat dengan kawasan Pecinan yang kaya akan sejarah dan tradisi, ARTOTEL Harmoni Jakarta memiliki potensi untuk menjadi lebih dari sekadar tempat menginap,” katanya.

Desain interior terinspirasi kuat dari budaya Peranakan melalui permainan warna, material, dan elemen visual yang memadukan sentuhan tradisional dengan interpretasi masa kini. Pendekatan ini memperkuat konteks budaya mengingat kedekatan hotel dengan Glodok dan kawasan bersejarah lainnya.

Akomodasi terdiri dari 149 kamar dalam tiga kategori: Studio 25, Studio 30, dan Studio 37. Setiap kamar dilengkapi teknologi modern seperti Smart TV 50 inci, tempat tidur ukuran king size, dan mesin pembuat kopi instan untuk kenyamanan tamu modern.

Fasilitas penunjang meliputi satu ballroom dengan kapasitas hingga 600 orang, lima ruang pertemuan (30-120 orang), kolam renang, spa, dan lounge bar. Untuk kuliner, tersedia restoran Kongsi Rasa yang menyajikan masakan Asia dan internasional dengan kapasitas 150 orang dalam suasana kasual modern.

Lokasi hotel di Jakarta Pusat menjadikannya mudah diakses dari pusat bisnis dan pemerintahan, sekaligus dekat dengan destinasi wisata sejarah dan budaya seperti Istana Negara, Masjid Istiqlal, Gereja Katedral, dan Museum Nasional. Kombinasi ini membuat hotel ideal bagi bisnis traveler maupun wisatawan yang mencari pengalaman hospitality yang autentik dan bermakna.

Sumber: Detik Travel

Baca Juga

Scroll to Top