
Mety Daud, vokalis band D’ Uncle yang dikenal aktif di komunitas Indonesia di Amerika Serikat, merayakan ulang tahun ke-65 dengan acara spesial di sebuah restoran kawasan Gandaria, Jakarta. Perayaan tersebut mengambil konsep Hollywood Oscar Glamour, lengkap dengan karpet merah dan menghadirkan sejumlah artis ternama seperti Lita Zen, Thomas Djorghi, Mongol, Ermy Kullit, Machica Mochtar, dan Tessa Kaunang.
Bagi Mety, perayaan ulang tahun kali ini bukan tentang kemewahan pesta semata, melainkan kesempatan untuk berkumpul dengan orang-orang yang berarti dalam hidupnya. Ia mengatakan, “Yang paling penting bukan sekadar pesta atau kemewahannya, tetapi bisa berkumpul bersama orang-orang yang kita sayangi dan menikmati malam bersama.”
Acara sekaligus berfungsi sebagai ajang reuni bagi para musisi dan tokoh publik yang dekat dengan Mety. Selama bertahun-tahun, dirinya bersama D’ Uncle telah aktif mempererat solidaritas warga Indonesia di perantauan melalui musik dangdut dan lagu-lagu tradisional tanah air.
Memanfaatkan momentum tersebut, Mety Daud menyuarakan kekhawatiran tentang minimnya dukungan terhadap industri musik Indonesia. Menurutnya, sejumlah musisi Indonesia ingin tampil di luar negeri namun terhambat masalah pendanaan. Ia mengatakan, “Iya, sebenarnya banyak ya musisi Indonesia mau ke sana, cuman mereka butuh sponsor. Sponsornya enggak ada. Di mana pemerintah, di mana uangnya, ayolah.”
Mety juga menekankan bahwa komunitas Indonesia di luar negeri membutuhkan platform hiburan lokal seperti yang disediakan D’ Uncle, terutama untuk mengatasi kerinduan akan budaya Indonesia. Ia berharap pemerintah dapat memberikan perhatian lebih agar musik dan seni Indonesia dapat berkembang dan dikenal di panggung internasional.
Sumber: Detik.com




