
Rasa bersalah besar menyelimuti Vicky Prasetyo setelah sahabatnya, Dede Sunandar, harus dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi tak sadarkan diri. Kejadian ini bermula dari pertandingan tinju Kapolda Fighter Match yang berlangsung di GOR Kota Jambi pada Sabtu malam, 3 Oktober 2026.
Dalam laga tersebut, pukulan keras Vicky mengenai Dede hingga sang komedian kolaps di atas ring. Vicky pun langsung meminta maaf dan tak kuasa menahan air mata menyaksikan kondisi sahabatnya itu.
Vicky mengungkap pengalaman pahit di masa lalu turut memperparah rasa khawatirnya. Ia pernah kehilangan pelatih tinjunya tepat di hadapannya sendiri, dan kejadian itu membuatnya takut mengalami hal serupa dengan Dede. “Saya sudah pernah kehilangan pelatih di depan saya dan saya tidak mau kehilangan sahabat,” ungkap Vicky.
Soal pukulan yang menjatuhkan Dede, Vicky mengaku tidak bisa mengontrol seberapa besar dampaknya terhadap kondisi fisik lawannya. “Saya gak bisa ukur pukulan saya di ketahanan seseorang,” jelasnya.
Vicky juga menyinggung format pertandingan yang menurutnya cukup unik, di mana ia harus menghadapi dua orang sekaligus. Terlepas dari segala penjelasan itu, yang paling penting bagi Vicky saat ini hanyalah satu hal: melihat Dede Sunandar pulih dan kembali sehat.
Sumber: Detik.com




