
Sebanyak 40.000 tenaga kerja terampil asal Indonesia ditargetkan bisa dikirim ke berbagai negara sepanjang tahun 2026. Target ambisius ini diusung oleh Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) lewat program bernama SMK Go Global, yang merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.
Dari total target nasional itu, Jawa Barat kebagian jatah 7.000 peserta. Menteri P2MI Mukhtarudin optimistis kuota tersebut bisa terpenuhi sebelum akhir tahun. “Target penyerapan tahun 2026 itu 40.000 secara nasional. Tapi untuk Jawa Barat sebesar 7.000 sekian dan insya Allah target ini akan selesai Desember 2026. Nah, tahun depan targetnya akan lebih besar lagi,” ujarnya usai meresmikan Migrant Center di Universitas Teknologi Bandung, Jumat.
Program ini tidak asal kirim orang ke luar negeri. Para calon pekerja dibekali dulu dengan keterampilan teknis dan kemampuan bahasa asing sebelum diberangkatkan. “Penyiapan talenta meliputi skill teknis seperti pelatihan manufaktur, hospitality, kesehatan, dan operator produksi, termasuk penguasaan bahasa asing seperti Jepang dan Bahasa Inggris yang nantinya dilanjutkan dengan uji kompetensi,” jelas Mukhtarudin.
Negara-negara tujuan pengiriman pekerja mencakup wilayah yang cukup luas, mulai dari Asia hingga Eropa. Mukhtarudin menyebutkan, “Negara yang diajak kerja sama antara lain Malaysia, Jepang, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Hong Kong, Turki, Jerman, Albania, Slovakia, Polandia, Bulgaria, Italia, serta sebagian besar negara Timur Tengah untuk sektor formal. Semua merupakan negara yang kondusif dan bukan negara konflik.”
Kunjungan Menteri P2MI ke Bandung juga menyambangi beberapa kampus lain seperti Universitas Kebangsaan Republik Indonesia dan Universitas Padjadjaran. Langkah ini menjadi sinyal bahwa pemerintah serius menggandeng perguruan tinggi sebagai ujung tombak dalam menyiapkan pekerja migran yang berkualitas, bukan sekadar memenuhi kuota angka semata.
Sumber: Antara News
Baca Juga

Siswa Sekolah Indonesia di Kuala Lumpur Rayakan Sumpah Pemuda dengan Upacara Bendera

Kemenhaj Buka Daftar Jemaah Haji 1448 H/2027 M, Begini Cara Ceknya

Warga China Diamankan Imigrasi Usai Buat Keributan di Tabanan Bali

