Pesawat Air India Tiba Darurat di Jaipur setelah Pilot Aktifkan Kode Pembajakan

Pesawat Air India Tiba Darurat di Jaipur setelah Pilot Aktifkan Kode Pembajakan

Sebuah penerbangan Air India mengalami pengalihan rute yang tidak terduga dan mendarat darurat di Kota Jaipur, India, pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 09.35 waktu setempat. Pesawat Boeing 787-9 dengan nomor AI2030 yang seharusnya tujuan ke New Delhi ini memicu alarm keamanan setelah pilot mengirimkan sinyal khusus ke sistem kontrol lalu lintas udara.

Pilot mengirimkan kode Squawk 7500, yaitu sinyal internasional yang digunakan ketika ada dugaan pembajakan atau gangguan ilegal di dalam pesawat. Ketika sinyal ini diterima oleh pengontrol lalu lintas udara di Ahmedabad, otoritas penerbangan India segera mengambil tindakan dengan mengalihkan pesawat ke bandara terdekat.

Berdasarkan investigasi awal yang dilakukan oleh Kepala Otoritas Bandara Jaipur, Charan Singh, mengatakan bahwa “kode tersebut kemungkinan terpicu secara tidak sengaja”. Namun, penyelidikan masih terus berjalan untuk memastikan penyebab pasti aktivasi kode pembajakan tersebut dan bagaimana kesalahan bisa terjadi.

Setelah mendarat, pesawat langsung menuju area isolasi untuk menjalani pemeriksaan keamanan menyeluruh. Tim dari Pasukan Keamanan Industri Pusat, kepolisian lokal, serta petugas pendeteksi dan penjinak bom dikerahkan untuk memeriksa pesawat dan semua barang bawaan penumpang.

Sebanyak 306 penumpang di dalam pesawat berhasil dievakuasi dengan selamat dan dibawa ke terminal bandara. Tidak ada laporan korban atau insiden berbahaya selama proses evakuasi berlangsung.

Pejabat Bandara Jaipur menegaskan kepada media bahwa tidak ada bukti yang menunjukkan pesawat menjadi target pembajakan sesungguhnya. Rumor yang sempat beredar tentang ancaman bom juga ditepis oleh otoritas, yang menyatakan sinyal yang diterima hanya berkaitan dengan dugaan pembajakan.

Setelah pemeriksaan keamanan selesai dan situasi terkonfirmasi aman, 306 penumpang melanjutkan perjalanan mereka ke tujuan akhir sesuai dengan prosedur operasional standar. Air India hingga saat ini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kejadian ini, sementara penyidikan masih berlanjut untuk mengungkap penyebab pasti aktivasi kode tersebut.

Sumber: Detik Travel

Baca Juga

Scroll to Top