
Nikita Mirzani mempersiapkan sebuah film bernama Beautiful Pain yang mengangkat perjuangan perempuan untuk menentukan nasibnya sendiri. Meski saat ini Nikita tengah menjalani tahanan di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur, karyanya sebagai executive producer dan pemeran utama film tersebut tetap menjadi sorotan di acara premiere.
Ide film ini berasal dari visi Nikita empat tahun lalu. Produser Hanung Bramantyo menjelaskan bahwa dari awal Nikita menegaskan, “Saya tidak mau membuat film tentang diri saya, tapi saya pengin bicara tentang perempuan yang mungkin nasibnya seperti saya.” Fokus cerita adalah perjuangan menjadi orang tua tunggal dan keberanian keluar dari relasi yang merugikan.
Awalnya Hanung ragu apakah tema ini layak secara komersial. Namun Nikita yakin kisah perempuan yang memilih kesehatan mental dan keselamatan anak akan menemukan audiensnya. Dia percaya ada penonton yang ingin melihat tokoh perempuan berani lepas dari hubungan toxic dan membangun hidup baru.
Untuk mewujudkan konsep itu, Hanung bekerja sama dengan penulis skenario Titien Wattimena. Naskah kemudian dikembangkan oleh sutradara Dmaz Brodjonegoro hingga siap produksi. Dmaz, yang membuat debut pertamanya sebagai sutradara layar lebar, memiliki ikatan personal dengan cerita ini karena pengalaman masa kecilnya dibesarkan ibu tunggal.
Dmaz berharap Beautiful Pain tidak hanya menghibur tetapi juga membuka percakapan tentang isu perempuan dan ibu rumah tangga. “Semoga film ini bisa menyentuh hati para ibu, para perempuan, bahkan laki-laki di luar sana,” ungkapnya.
Film ini menampilkan pemeran lain seperti Raihaanun, Baim Wong, Anantya Kirana, Tarra Budiman, Dimas Aditya, dan Siti Fauziah. Jadwal rilisnya ditetapkan serentak di seluruh bioskop Indonesia pada 22 Oktober 2026, memberikan kesempatan luas bagi penonton untuk menonton pesan yang ingin disampaikan.
Sumber: Detik.com
Baca Juga

Keluarga Dokter Membantah Tuduhan Pukul Pramugara, Minta Penyelesaian Berbasis Fakta

Matheo in Rio Luncurkan Single Arunika, Langsung Masuk Soundtrack Film Menua Tanpamu

Vino G Bastian Temukan Makna Spiritual Bermain Buya Hamka, Terhubung dengan Kenangan Ibunda

