
Selama delapan bulan tanpa henti, Tesla berhasil mempertahankan tahtanya sebagai mobil penumpang impor paling laris di Korea Selatan. Capaian ini kembali terkonfirmasi pada September, berdasarkan data resmi yang dirilis awal Oktober.
Data dari KAIDA — asosiasi yang menghimpun para importir dan distributor otomotif di Korea Selatan — mencatat total 34.904 unit mobil penumpang impor baru terdaftar sepanjang September. Angka itu naik 6,3 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.
Tesla memimpin jauh dengan 12.372 unit terjual sejak Februari hingga September. Di belakangnya, BMW membukukan 6.066 unit, Mercedes-Benz 5.477 unit, dan BYD dari China menyusul dengan 2.614 unit.
Model Tesla yang paling diminati adalah Model Y L, yang terjual sebanyak 8.690 unit dan menjadi model impor terlaris bulan itu. Posisi dua dan tiga masing-masing ditempati Tesla Model Y Premium dengan 2.567 unit dan Mercedes-Benz E200 dengan 2.133 unit.
Tingginya minat terhadap kendaraan listrik turut mendorong komposisi pasar secara keseluruhan. Mobil listrik kini menyumbang lebih dari separuh total pendaftaran mobil impor di Korea Selatan, tepatnya 52,1 persen, dengan Tesla dan BYD sebagai pendorong utamanya.
Tren ini menunjukkan bahwa konsumen Korea Selatan semakin mantap beralih ke kendaraan listrik, dan Tesla tampaknya masih menjadi pilihan utama yang sulit digeser dalam waktu dekat.
Sumber: Antara News




