Anggaran Kemenko Hilirisasi Diambil dari Pos Kementerian ESDM

Anggaran Kemenko Hilirisasi Diambil dari Pos Kementerian ESDM

Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi yang baru dibentuk ternyata tidak punya anggaran sendiri dari awal. Dana operasionalnya dialihkan dari anggaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) — kementerian yang dipimpin orang yang sama.

Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengonfirmasi hal ini di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin. Ia menyebut langkah itu diambil agar Kemenko Hilirisasi bisa langsung beroperasi setelah punya kantor dan struktur organisasi yang jelas.

“Pak Bahlil menangani anggaran dengan sangat baik. (Anggaran) Dari Kementerian ESDM,” kata Suahasil. Dalam APBN 2027, Kementerian ESDM mendapat jatah anggaran sebesar Rp27,37 triliun, dan sebagian dari dana itulah yang akan ditata ulang untuk membiayai kemenko baru tersebut.

Soal detail pengelolaannya, pemerintah masih menggodok mekanismenya. “Tinggal nanti kan kita bikin apakah namanya bagian anggaran, tata kelolanya, administrasinya, bagian anggarannya, BA-nya berapa, dan seterusnya, itu dalam proses kita buat,” jelas Suahasil.

Bahlil Lahadalia sendiri merangkap dua jabatan sekaligus: Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, plus Menteri ESDM. Kemenko barunya ini bertugas mengkoordinasikan berbagai kementerian dan lembaga terkait demi mendorong percepatan hilirisasi dan transisi energi sesuai target Presiden Prabowo Subianto. Untuk sementara, kantor kemenko ini masih menumpang di gedung Kementerian ESDM.

Sumber: Antara News

Baca Juga

Scroll to Top