
Menteri Pangan Zulkifli Hasan mengambil peran penting dalam menyatukan langkah berbagai kementerian yang kerap berjalan sendiri-sendiri. Ego sektoral, yakni kecenderungan tiap lembaga pemerintah untuk mengutamakan kepentingan instansinya masing-masing, disebut menjadi salah satu hambatan utama dalam mewujudkan swasembada pangan di era pemerintahan Prabowo.
Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan, didorong untuk menjadi sosok penggerak koordinasi antarkementerian agar program ketahanan pangan bisa berjalan lebih terarah dan tidak tumpang tindih. Koordinasi yang solid dinilai sebagai kunci utama agar target swasembada pangan benar-benar bisa tercapai.
Swasembada pangan sendiri adalah kondisi di mana suatu negara mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri tanpa bergantung pada impor besar-besaran. Untuk mencapai itu, dibutuhkan sinergi lintas kementerian yang selama ini masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah.
Tantangan yang dihadapi Zulhas bukan hal sepele, mengingat koordinasi antarlembaga di Indonesia kerap tersandung kepentingan masing-masing pihak. Namun perannya sebagai “dirigen” atau pemimpin orkestra kebijakan pangan diharapkan bisa membawa perubahan nyata bagi sektor pangan nasional ke depan.
Sumber: Detik.com
Baca Juga

Prabowo Janjikan Dana ke Daerah Malah Bertambah, Bukan Dikurangi

Hanura Siapkan Strategi Khusus Jelang Pemilu 2029, Tak Peduli Soal Ambang Batas Parlemen

KPU dan Bawaslu Dilaporkan ke DKPP, Diduga Selundupkan Pasal soal Syarat Pendidikan Cawapres

