
Sebanyak 122 orang harus berurusan dengan hukum setelah Polres Metro Jakarta Pusat menggelar Operasi Nila Jaya 2026 selama dua pekan, tepatnya 9 hingga 23 September. Operasi ini berhasil membongkar 86 kasus peredaran narkotika di wilayah Jakarta Pusat.
Dari total tersangka, 109 orang berjenis kelamin laki-laki dan 13 perempuan. Jika dilihat dari perannya, 45 orang berstatus pengedar, sementara 77 lainnya merupakan pemakai.
Barang bukti yang disita cukup mencengangkan: lebih dari 64.800 gram sabu, 11.024 butir ekstasi, 13,89 gram ganja, 25,29 gram tembakau sintetis, 237 cartridge etomidate — sejenis zat penenang — serta lebih dari 92.000 butir obat keras ilegal golongan G.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung menegaskan operasi ini bukan kegiatan musiman semata. “Polres Metro Jakarta Pusat secara konsisten melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika, baik yang beroperasi di wilayah Jakarta Pusat maupun jaringan lintas wilayah,” katanya.
Empat kasus besar ditangani langsung oleh Satuan Reserse Narkoba Polres, dengan barang bukti sabu mencapai 64.320 gram. Selebihnya, sejumlah polsek di bawah naungan Polres turut berkontribusi, termasuk Polsek Tanah Abang yang mengamankan lebih dari 70.000 butir obat keras ilegal dari satu kasus.
Para tersangka terancam hukuman berat. Kasat Reserse Narkoba AKBP Wisnu S. Kuncoro menjelaskan, “Untuk estimasi hukuman antara 10 tahun sampai dengan seumur hidup.” Ancaman itu dijerat melalui ketentuan dalam Undang-Undang Narkotika dan Undang-Undang Kesehatan.
Reynold menambahkan bahwa hasil operasi ini adalah bukti nyata komitmen kepolisian menjaga generasi muda dari bahaya narkoba. Dengan ratusan tersangka diamankan dan ribuan barang bukti disita, tekanan terhadap jaringan peredaran narkotika di ibu kota semakin diperketat.
Sumber: Antara News
Baca Juga

Siswa Sekolah Indonesia di Kuala Lumpur Rayakan Sumpah Pemuda dengan Upacara Bendera

Kemenhaj Buka Daftar Jemaah Haji 1448 H/2027 M, Begini Cara Ceknya

Warga China Diamankan Imigrasi Usai Buat Keributan di Tabanan Bali

